APA ITU DASACAL ?
DASACAL adalah suplemen yang diformulasi khusus untuk menjamin Angka Kecukupan Gizi (AKG) akan Kalsium, Magnesium, Zinc dan Vitamin D3.
Disamping melalui pemilihan nutrisi yang tepat, cara yang efektif dan praktis untuk memenuhi kebutuhan Kalsium, Magnesium, Zinc dan Vitamin D3 adalah dengan mengkonsumsi rutin Suplemen seperti DASACAL. Semua kebutuhan nutrisi tersebut terdapat dalam DASACAL yang diformulasi kedalam bentuk kapsul sesuai dengan standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB). yang memastikan obat diproduksi secara konsisten, memenuhi standar mutu, keamanan, kualitas, dan kemanjuran, serta bebas dari kontaminasi.
Bentuk kombinasi tiga mineral tersebut Kalsium, Magnesium, dan Zinc bersama Vitamin D3 akan memberikan efek sinergi bagi tubuh dan akan memberikan efek yang lebih optimal untuk pemenuhan kebutuhan akan Kalsium, Magnesium, Zinc dan Vitamin D3 bagi tubuh.
Semua komposisi yang terdapat dalam DASACAL akan bekerja sinergis, di mana D3 membantu penyerapan kalsium dan magnesium membantu mengaktifkan D3, sementara Zinc mendukung mineralisasi tulang dan fungsi imun serta fungsi metabolisme tubuh.
Komposisi DASACAL
- Calcium Carbonate 406 mg
- Magnesium Oxide Heavy 70.5 mg
- Zinc Picolinate 5.5 mg
- Vitamin D3 200 IU
INDIKASI
BENTUK SEDIAAN DASACAL
Dosis
- Sehari, 2–3 kali 1 Kapsul, Diminum setalah makan.
- Dosis dapat disesuaikan atau ditingkatkan sesuai kebutuhan.
Efek Samping
MINERAL PENTING UNTUK FONDASI KESEHATAN TUBUH: NUTRISI PENTING UNTUK TULANG, OTOT, DAN IMUNITAS
Kalsium, Magnesium, Zinc dan Vitamin D3, adalah Nutrisi yang sangat penting bagi tubuh untuk membentuk dan mempertahankan tulang yang kuat (pencegahan osteoporosis), menjaga sistem imun yang optimal, memelihara fungsi jantung dan otot yang baik, metabolisme yang sehat, pertumbuhan anak yang optimal, serta kesehatan tubuh secara keseluruhan.
PERANAN KALSIUM, MAGNESIUM, ZINC DAN VITAMIN D3 BAGI TUBUH
Kalsium (Ca):
- Tulang & Gigi: Komponen utama pembentuk tulang dan gigi yang kuat, penting untuk pertumbuhan anak hingga lansia.
- Otot: Membantu otot berkontraksi dan relaksasi, termasuk otot jantung.
- Sistem Saraf: Berperan dalam transmisi sinyal saraf.
- Pembekuan Darah: Diperlukan untuk proses pembekuan darah saat terjadi luka.
- Tekanan Darah: Membantu mengontrol tekanan darah tetap stabil.
- Kesehatan Ibu Hamil: Mengurangi risiko preeklampsia pada ibu hamil.
Magnesium (Mg):
- Produksi Energi (Metabolisme): Mengubah makanan menjadi energi yang dibutuhkan tubuh.
- Fungsi Otot dan Saraf: Mengatur kontraksi otot dan transmisi impuls saraf, mencegah kram dan kelemahan.
- Kesehatan Tulang: Bekerja sama dengan kalsium dan vitamin D untuk membangun dan menjaga kekuatan tulang, mencegah osteoporosis.
- Kesehatan Jantung: Membantu menjaga irama jantung yang stabil dan mengatur tekanan darah dengan merelaksasi pembuluh darah.
- Sintesis Protein & DNA: Penting untuk pertumbuhan, perbaikan jaringan, dan materi genetik.
- Pengaturan Gula Darah: Membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
- Mengurangi Peradangan: Dapat menurunkan tingkat peradangan dalam tubuh.
- Mengatasi Gejala PMS: Membantu meredakan kembung, nyeri, dan insomnia terkait sindrom pramenstruasi.
- Membantu Kualitas Tidur: Berperan dalam regulasi melatonin untuk tidur nyenyak.
Zinc (Zn):
- Imunitas: Mengaktifkan sel T (limfosit) untuk melawan patogen, memperkuat kekebalan tubuh.
- Penyembuhan & Pertumbuhan: Mempercepat penyembuhan luka dan mendukung tumbuh kembang anak.
- Tulang: Membantu pembentukan mineral tulang dan mencegah kerusakan tulang.
Vitamin D3:
- Penyerapan Kalsium: Membantu tubuh menyerap kalsium dari makanan, krusial untuk tulang kuat.
- Imun & Otot: Mendukung sistem imun dan fungsi otot.
KESIMPULAN:
Kecukupan keempat nutrisi ini sangat penting untuk tulang yang kuat dan pencegahan osteoporosis, sistem imun yang optimal, fungsi otot yang baik, metabolisme yang sehat, pertumbuhan optimal pada anak, serta untuk mendapatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Penggunaan kombinasi tiga mineral tersebut Kalsium, Magnesium, dan Zinc bersama Vitamin D3 akan memberikan efek sinergi bagi tubuh. Kombinasi ini sangat efektif: D3 membantu penyerapan kalsium, Magnesium memastikan D3 aktif dan mendukung struktur tulang, sementara Zinc berperan dalam mineralisasi tulang dan fungsi imun, serta mengoptimalkan pertumbuhan pada anak. Hal ini menjadikan mereka trio penting untuk tulang, imun, dan kesehatan seluler.
PREVALENSI KEKURANGAN KALSIUM, ZINC, MAGNESIUM dan VITAMIN D3 di INDONESIA
Angka kekurangan kalsium di Indonesia sangat tinggi, sering kali terkait erat dengan kekurangan vitamin D karena perannya dalam penyerapan kalsium.
Berbagai penelitian menunjukkan prevalensi kekurangan vitamin D di Indonesia bervariasi, berkisar antara 60 hingga 90% dari populasi yang diteliti.
Defisiensi zinc diketahui menjadi salah satu faktor penyebab stunting. Indonesia telah berhasil menekan angka prevalensi stunting menjadi19,8% pada tahun 2024, namun masalah kekurangan gizi mikro termasuk zinc masih menjadi tantangan.
Data Prevalensi defisiensi magnesium di Indonesia masih sangat minim , sebagai perbandingan global dapat dilihat di Tiongkok adalah 33,09%, sementara di beberapa negara Eropa (50%), hal ini memberikan gambaran bahwa defisiensi ini merupakan masalah global,termasuk di Indonesia, meskipun data spesifik masih minim.
Sebuah studi yang dilakukan South East Asean Nutrition Survey (SEANUTS) II menemukan bahwa anak-anak Indonesia belum memenuhi kebutuhan rata-rata harian untuk kalsium dan vitamin D. Peneliti utama SEANUTS II di Indonesia, yang juga merupakan Guru besar di
Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI Rini Sekartini mengatakan, sebanyak 78 persen anak Indonesia kekurangan kalsium harian dan 92 persen kekurangan vitamin D harian. (Sumber : CNN Indonesia)
Sementara dengan seiring bertambahnya usia, kepadatan tulang akan terus berkurang dan memicu terjadinya osteoporosis. Inilah mengapa suplemen kalsium baik untuk dikonsumsi oleh lansia.
Dokter juga akan menyarankan wanita yang memasuki usia menopause untuk mengonsumsi suplemen kalsium. Hal ini karena wanita diperkirakan kehilangan hingga 10% massa tulang dalam 5 tahun pertama setelah menopause.
Selain wanita yang memasuki usia menopause dan lansia, suplemen kalsium juga boleh dikonsumsi jika Anda tidak mendapatkan asupan kalsium yang cukup dari makanan.
KEBUTUHAN HARIAN KALSIUM, MAGNESIUM, ZINC, dan VITAMIN D3

CARA MENGATASI KEKURANGAN KALSIUM, MAGNESIUM, ZINC dan VITAMIN D3
Untuk mengatasi kekurangan (defisiensi) kalsium, magnesium, zinc, dan Vitamin D3 secara bersamaan sangat penting untuk kesehatan tulang, otot, saraf, dan sistem imun. Kombinasi nutrisi ini saling mendukung, di mana Vitamin D3 membantu penyerapan kalsium, sementara magnesium dan zinc memastikan mineral tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh tubuh.
Cara mengatasi kekurangan nutrisi tersebut melalui asupan makanan dan suplemen:
- Konsumsi Makanan Sumber Nutrisi
Cara utama mengatasi kekurangan nutrisi adalah dengan memperbaiki diet harian:
- Kalsium (Calcium): Produk susu (susu, keju, yogurt), sayuran hijau (bayam, brokoli, kale), ikan sarden, ikan teri, dan produk fortifikasi (susu kedelai).
- Magnesium: Sayuran berdaun hijau gelap, kacang-kacangan (almond, mete, kacang tanah), cokelat hitam (dark chocolate), biji-bijian, dan alpukat.
- Zinc (Seng): Daging merah, ayam, tiram, kacang-kacangan, dan produk susu.
- Vitamin D3: Kuning telur, ikan berlemak (salmon, sarden), hati sapi, dan makanan yang difortifikasi.
- Mengkonsumsi Suplemen yang mengandung Kalsium, Magnesium,Zinc dan Vitamin D3
Mengingat tingginya angka prevalensi defisiensi Kalsium, Magnesium,Zinc dan Vitamin D3 di Indonesia maupun di dunia, maka suplemen sering diperlukan untuk pemenuhan kebutuhan tubuh untuk menjamin angka kecukupan gizi.
REFERENSI :
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.
- National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements. (2023). Calcium – Fact Sheet for Health Professionals. Bethesda, MD: NIH. https://ods.od.nih.gov/factsheets/Calcium-HealthProfessional/
- National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements. (2023). Vitamin D – Fact Sheet for Health Professionals. Bethesda, MD: NIH. https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminD-HealthProfessional/
- National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements. (2023). Magnesium – Fact Sheet for Health Professionals. Bethesda, MD: NIH. https://ods.od.nih.gov/factsheets/Magnesium-HealthProfessional/
- National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements. (2023). Zinc – Fact Sheet for Health Professionals. Bethesda, MD: NIH. https://ods.od.nih.gov/factsheets/Zinc-HealthProfessional/
- World Health Organization. (2004). Vitamin and mineral requirements in human nutrition (2nd ed.). Geneva: World Health Organization.